Minggu, 21 Oktober 2018
Informasi KKP
: KKP Kelas I Tanjung Priok...Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WB) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)....mariii kita dukung..!!

SIMULASI PENANGGULANGAN PENYAKIT PHEIC Featured

 

simulasi1Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang arus keluar masuk barang ekspor-impor maupun barang antar pulau, kurang lebih 70% kegiatan ekspor – impor di Indonesia datang melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain memberi dampak positif bagi pembangunan nasional, pelabuhan juga memberikan dampak negatif terhadap penyebaran penyakit karena
 pelabuhan merupakan sebagai pintu masuk alat angkut, orang dan barang. Seperti kita ketahui pada tahun 2015 terdapat kasus penyebaran dibeberapa negara seperti Ebola yang terjadi di Afrika, MERS CoV di Timur Tengah, dan juga H7N9 di China. Menurut data, sepanjang tahun 2015 jumlah kapal yang datang dari Pelabuhan Luar Negeri di Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 3309 kapal dengan jumlah awak kapal sebanyak 66.418 orang, hal ini merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan penularan penyakit melalui Pelabuhan Tanjung Priok.Oleh karena itu Kantor Kesehatan Pelabuhan yang memiliki tupoksi cegah tangkal penyakit menular potensial wabah dan sesuai amanat IHR 2005 tentang Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)/Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD) bahwa setiap pelabuhan harus memiliki kapasitas inti apabila terjadi kondisi PHEIC di Pela

simulasi2

buhan, maka pada tanggal 14 April 2016 di kade 204-205 JICT II Pelabuhan Tanjung  Priok menyelenggarakan Simu

Sebelum penyelenggaraan simulasi, pada tanggal 2 Maret 2016 di ruang rapat Lt.4, terlebih dulu diadakan pertemuan untuk mereviu Rencana Kontijensi, pertemuan ini dihadiri para stake holder di Pelabuhan Tanjung Priok dan juga mengundang narasumber dari PAEI. Hasil dari pertemuan ini adalah penyempurnaan dan evaluasi draft rencana kontijensi untuk simulasi penanggulangan PHEIC.lasi Penanggulangan Penyakit PHEIC.

simulasi3Simulasi dimulai dengan upacara pembukaan pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan yang mewakili Direktur Jenderal P2P, yang diteruskan dengan pelaksanaan simulasi sesuai dengan ske

nario. Acara ini dihadiri oleh 150 peserta, yang merupakan undangan, pemain simulasi dan panitia.