Kamis, 25 Februari 2021
Informasi KKP
: KKP Kelas I Tanjung Priok...Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WB) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)....mariii kita dukung..!!

ANTARA COVID-19 DAN KELUARGA

ANTARA COVID-19 DAN KELUARGA
Oleh : Tatag Fajar Subekhi
Pandemi Covid 19 menyebar hamper ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tidak ada seorangpun yang siap terpapar virus ini terlebih mereka yang menjadi garda terdepan yaitu para petugas kesehatan. Tanggung jawab dan rasa kemanusiaan membuat kami petugas kesehatan khususnya di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Tanjung Priok tetap harus menjalankan tugas, meski resiko besar terinfeksi virus Covid 19 menghantui kami setiap waktu.
Sebagai seorang yang berinteraksi dengan orang yang beresiko terpapar virus bahkan pasien yang positif sekalipun, kekhawatiran kami adalah menjadi pembawa virus ke keluarga.
Tuntutan pekerjaan terkadang memaksa kami menahan kerinduan terhadap keluarga untuk beberapa saat, yang mungkin akan terasa lama.
“Virus itu tidak bisa dilihat, bahkan waktu masuk dalam tubuh kita saja kita tidak tahu. Sampai akhirnya kita tiba-tiba sakit dan menular. Terus terang waktu teman-teman saya tanya bagaimana rasanya mau masuk ke Wisma Atlet itu, saya takut sih."
Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pada air mengalir dengan sabun, dan menjaga jarak.
Kami, tenaga kesehatan baik medis ataupun non medis, istilahnya bagaimana cara meminimalisasikan apa yang sudah terjadi. Pasien yang sudah terinfeksi bagaimana caranya supaya dia bisa terselamatkan. Tapi poinnya di sini kan, bagaimana tidak bisa tersebar?"
Alat pelindung diri (APD) bagi kami merupakan pertahanan utama dalam menangkal Covid-19, alat itu seperti masker, kacamata pelindung, pakaian pelindung tubuh 'hazmat', dan sarung tangan.
Rasa suka dan duka menemani kami selama berjuang melawan pandemi ini. Hal yang paling disyukuri adalah kesempatan untuk dapat menolong orang lain dan memberikan pelayanan. Rasa kompak dan saling membantu menjadi keharuan tersendiri di tengah kecemasan dan ketidakpastian ini.
“Hal positif yang saya rasakan selama menghadapi pandemi Covid-19 ini adalah kesempatan untuk belajar ilmu baru. Mengingat Covid-19 ini adalah jenis virus baru, banyak hal baru yang saya pelajari tentang bagaimana menjaga lingkungan dan diri dari infeksi virus ini. Mulai dari mengenali tanda dan gejalanya, cara penularannya, proses merawat pasien, dan proses disinfeksi pada ruangan atau barang yang terpapar virus ini. banyak orang menjadi lebih rajin mencuci tangan, artinya prinsip hidup bersih dan sehat semakin banyak diterapkan,” jelasnya.

WhatsApp Image 2020 12 23 at 16.36.49

WhatsApp Image 2020 12 23 at 16.35.06

WhatsApp Image 2020 12 23 at 16.39.08